Pasangkayu — Komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kualitas gizi generasi muda kembali ditunjukkan melalui keterlibatan langsung aparat kewilayahan di lapangan. Pada Rabu pagi, 25 Februari 2026 pukul 08.00 WITA, kegiatan Pemberian Makan Bergizi (MBG) yang dilaksanakan oleh SPPG Pasangkayu Sarjo Letawa Yayasan Sam Cahaya Mandar di Desa Letawa, Kecamatan Sarjo, berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut mendapat pengawalan dan pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 1427-02/Bambalamotu, Sertu Sirajudin.
Sejak awal kegiatan, Sertu Sirajudin hadir memastikan seluruh rangkaian distribusi berjalan aman dan lancar. Kehadirannya tidak sekadar melakukan pengawasan, tetapi juga menjadi motor penggerak sinergi antara penyelenggara dan pihak sekolah. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Ini bukan hanya soal pembagian makanan, tetapi tentang investasi masa depan anak-anak kita, ” ujar Sertu Sirajudin di sela kegiatan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala SPPG, Ribka Monika, S.Gz, didampingi staf gizi Eka Handayani Amri, A.Md.Gz, staf akuntan A. Wahyuningsih, S.Ak, serta Asisten Lapangan Wahyu Dyanto, bersama 32 orang karyawan yang turut terlibat aktif dalam proses persiapan hingga pendistribusian. Menu kering yang dibagikan terdiri dari bolu kukus pisang, telur rebus, kacang goreng, dan buah kurma, yang disusun dengan mempertimbangkan nilai gizi dan kebutuhan energi peserta didik.
Sebanyak 1.095 siswa dan tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan menjadi sasaran kegiatan ini. Mereka berasal dari TK Al Amin, TK Babussa Ada, TK Amanah, TK Al Huda, TK Nawa Jiwa, SDN Pambua, SDN Letawa, SD Inpres Maponu, SD Maponu Baru, SMP 02 Sarjo, MTs Ma’Arif Al-Baraqah 2 Rojo, serta SMKN 01 Sarjo, sementara Pesantren Attahiriyah Annahdhiyah tidak menerima karena sedang libur.
Kepala SPPG, Ribka Monika, menyampaikan apresiasi atas dukungan aparat teritorial dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. “Sinergi dengan Babinsa sangat membantu kelancaran distribusi. Kehadiran TNI di tengah masyarakat memberi rasa aman dan memastikan kegiatan sosial seperti ini berjalan efektif, ” ungkapnya.
Sertu Sirajudin menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam memperkuat ketahanan wilayah melalui pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, anak-anak yang sehat dan bergizi baik adalah fondasi utama kemajuan daerah. “Ketahanan bangsa dimulai dari desa. Jika anak-anak kita sehat, semangat belajar mereka tinggi, maka masa depan daerah akan semakin kuat, ” tegasnya.
Kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WITA dalam keadaan aman dan tertib. Antusiasme para siswa dan tenaga pendidik terlihat jelas sepanjang pelaksanaan, mencerminkan besarnya harapan terhadap keberlanjutan program makan bergizi di wilayah tersebut.
Dengan keterlibatan aktif Babinsa di lapangan, sinergi antara TNI dan elemen masyarakat di Desa Letawa kembali menunjukkan bahwa kolaborasi nyata menjadi kunci dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di Kabupaten Pasangkayu.

Updates.